Pengertian Refrigerant Freon R22

Refrigerant Freon R22 Pengertian dan Fungsi- Refrigerant adalah senyawa yang digunakan dalam suatu siklus pendingin (refrigeration cycle).

Fungsi dari refrigerant adalah sebagai media pendingin yang menyerap panas dari suatu benda yang akan dipanasi (object to be cooled) dan mentransfer panasnya ke udara sekitar.

Pengertian Jenis Refrigerant Freon R22

Freon R22 adalah jenis refrigerant HFC yang paling umum digunakan untuk aplikasi pendingin. Ini memiliki saat penguapan (40°F) rendah, yang menjadikannya optimal untuk aplikasi pendingin, dan mengandung propilena glikol yang menghilangkan risiko korosi pada sistem pendingin. Freon R22 juga memiliki tekanan uap yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis refrigerant lain.

Kekurangan Frefigerant Freon R22

Setelah digunakan selama lebih dari tiga dekade, R22 adalah salah satu yang paling umum digunakan thermophilic berbasis halokarbon.

Beberapa keuntungan Freon R22 adalah , medium intensitas suara, dan rendahnya tekanan uap. Namun, R22 juga menghasilkan emisi gas beracun yang berbahaya bagi lingkungan Merusak lapisan ozon.

Karena alasan ini, R22 telah dilarang untuk diproduksi dan didistribusikan dalam jumlah besar di Uni Eropa dan Amerika

Produksi Freon R22 telah dihentikan di banyak negara, termasuk Amerika Serikat, karena dampaknya yang merusak lapisan ozon dan menyebabkan perubahan iklim.

Pada tahun 1987, Protokol Montreal ditandatangani oleh banyak negara sebagai upaya untuk mengurangi produksi dan konsumsi zat yang merusak lapisan ozon, termasuk R22.

Sebagai bagian dari Protokol Montreal, pada tahun 2010, Amerika Serikat dan banyak negara lain menghentikan produksi dan impor R22. Pada tanggal 1 Januari 2020, produksi dan impor R22 dilarang sepenuhnya di Amerika Serikat.

Sebagai gantinya, refrigeran yang lebih ramah lingkungan digunakan di sistem AC dan pendingin udara modern Yaitu Refrigerant R32.

Refrigerant Freon R22 Dilarang, Inilah Penggantinya!

Pemerintah telah melarang penggunaan HCFC-22 atau sering disebut dengan Freon R22. Larangan ini berlaku sejak 2015.

Peraturan yang dikeluarkan pemerintah mewajibkan likuidasi Freon R22 di industri pendingin, AC atau AC. Bahkan, semua perusahaan dilarang mengimpor BPO atau bahan perusak ozon dan produk yang mengandung Freon R22. Seluruh produsen AC di Indonesia dilarang keras memproduksi, mengimpor dan menjual Freon R22.

Kecuali perusahaan yang masih memiliki stok produk dan masih bisa menjualnya sampai habis. Selain itu, Freon R22 masih dapat digunakan untuk keperluan perawatan hingga tahun 2030. Padahal, pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk menghapuskan freon R22 tahun ini.

Jadi kalau freon dihilangkan, apa penggantinya? Sebagai gantinya, produsen AC mulai menggunakan tiga jenis CFC, yaitu R32, R410A, dan R290.

Baca juga : Perbandingan Freon AC R32 R22 R410A dan R290

Freon R32 ditemukan oleh perusahaan Jepang Daikin pada tahun 2012 dan telah digunakan di bidang AC sejak tahun 2013. Sekarang semua produsen AC di Jepang menggunakan Freon R32 yang hanya lisensinya dari Daikin.

Freon R410A, sebaliknya, telah dikembangkan secara khusus untuk digunakan pada sistem AC dengan teknologi inverter. Daikin adalah orang pertama yang menemukan teknologi ini. Daikin kemudian melisensikannya untuk digunakan di semua merek AC di seluruh dunia.

Sedangkan freon R290 merupakan freon yang paling ramah lingkungan dibandingkan dengan seri lainnya. Bahkan beberapa merk AC China sudah menggunakan freon ini sejak tahun 2015.

Apakah Refrigerant Freon R22 bisa dicampur dengan R410A, R32 atau R290?

Apakah Freon R22 bisa dicampur dengan R410A, R32 atau R290? Tidak bisa karena freon R22 tidak cocok satu sama lain dengan ketiga freon lainnya. Oleh karena itu freon tidak boleh diganti atau dicampur dengan seri lain.

Jadi jika freon AC rumah Anda habis karena bocor atau ada masalah lain, sebaiknya diisi ulang dengan freon AC standar. Satu-satunya cara untuk mengganti seri Freon adalah dengan membeli AC baru.