Fungsi thermistor ac & ukuran (AC Standar – Inverter)

Fungsi thermistor AC (Air Conditioner) adalah untuk mengontrol suhu dalam sistem AC dan membantu menjaga stabilitas suhu yang diinginkan. Thermistor merupakan komponen elektronik yang memiliki resistansi yang berubah-ubah tergantung pada suhu,

Misalnya, kita menggunakan ac dengan mengatur suhu 25 c, ketika ruanga sudah mencapai suhu 25c maka thermistor akan bekerja memutus arus listrik pada mesin outdoor.

Thermistor ini ditemukan oleh ilmuan bernama Samuel ruben tahun 1930 an, Komponen thermistor ini terbagi menjadi dua bagian yaitu sensor suhu pipa dan sensor udara atau ruangan yang terletak di bagian PCB modul di unit indoor, tetapi ada juga yang teletak di bagian unit outdoor,

Memahami Fungsi thermistor AC

Berikut adalah beberapa fungsi thermistor AC adalah :

1. Pengendalian suhu: Thermistor digunakan dalam pengendalian suhu pada AC. Terdapat dua jenis thermistor yang umum digunakan, yaitu thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient) dan thermistor PTC (Positive Temperature Coefficient). Thermistor NTC digunakan sebagai sensor suhu dan mengukur suhu udara yang masuk ke unit AC. Informasi suhu ini kemudian digunakan oleh sistem kontrol AC untuk mengatur operasi kompresor, kipas, dan elemen pemanas agar suhu ruangan sesuai dengan pengaturan yang diinginkan. Thermistor PTC, di sisi lain, digunakan sebagai pelindung termal untuk mencegah suhu yang berlebihan pada komponen-komponen AC.

2. Pelindung termal: Thermistor PTC juga berfungsi sebagai pelindung termal pada AC. Jika suhu di dalam AC naik melampaui batas yang ditentukan, resistansi pada thermistor PTC akan berubah secara signifikan. Perubahan ini akan memicu pemutusan pasokan listrik ke komponen tertentu dalam AC, seperti kompresor, sebagai tindakan perlindungan untuk mencegah kerusakan akibat suhu yang berlebihan.

3. Efisiensi energi: Dengan menggunakan thermistor sebagai sensor suhu, AC dapat mengatur operasi komponen-komponennya berdasarkan suhu yang terukur. Ini membantu dalam mengoptimalkan penggunaan energi dan meningkatkan efisiensi AC secara keseluruhan. Fungsi thermistor sangat penting dalam menjaga stabilitas suhu dan kinerja yang optimal pada AC.

Jika terdapat masalah dengan thermistor, seperti resistansi yang tidak stabil atau tidak sesuai dengan suhu sebenarnya, dapat mempengaruhi kinerja dan efisiensi AC secara keseluruhan.

Baca Juga : Fungsi Kapasitor AC Dan Ukuran (Kapasitor Kompresor & FAN )

ketika suhu ruangan mulai naik di atas 25 c maka thermistor akan menghubungkan kembali arus listrik pada unit outdoor untuk mencapai suhu yang kita ingin kan pada remot.

Ukuran thermistor

Ketika penggantian thermistor rusak, kita harus menggantinya sesuai ukuran, agar ac tetap bekerja sesuai kapasitasnya dan normal, Berikut masing – masing ukuran thermistor yang di gunakan pada merk ac,

NoUkuran thermistor / Nilai tahananMerk AC
122K OhmSharp – Daikin – Thoshiba
247K OhmNational – Panasonic
312K OhmAux – Mitsubishi Heavy duty – Polytron – Midea
46K OhmLG – Changhng – Samsung
539K OhmFujitsu – General
610K OhmMitsubishi elektric

Letak Thermistor

Thermistor pada AC (Air Conditioner) dapat ditemukan pada beberapa lokasi yang berbeda tergantung pada tipe dan model AC yang digunakan. Berikut ini adalah beberapa lokasi umum di mana thermistor dapat ditemukan pada AC:

Letak Thermistor AC

1. Evaporator Coil: Thermistor NTC sering kali ditempatkan di dekat evaporator coil, yaitu komponen yang bertanggung jawab untuk mendinginkan udara dalam AC. Thermistor ini berfungsi untuk mengukur suhu udara yang masuk ke unit AC dan memberikan informasi tersebut ke sistem kontrol untuk pengaturan suhu yang tepat.

2. Suction Line: Pada beberapa model AC, terdapat thermistor NTC yang terpasang di sepanjang suction line, yaitu pipa yang menghubungkan evaporator dengan kompresor. Thermistor ini mengukur suhu refrigeran yang sedang mengalir dan membantu dalam pengaturan operasi kompresor.

3. Ambient Air: Thermistor NTC juga dapat ditempatkan di bagian luar unit AC untuk mengukur suhu udara luar. Informasi suhu ini digunakan oleh sistem kontrol untuk memutuskan kapan AC perlu dihidupkan atau dimatikan berdasarkan kondisi suhu lingkungan.

4. Heat Exchanger: Pada AC dengan mode pemanasan, thermistor PTC dapat ditempatkan di dekat heat exchanger atau elemen pemanas. Thermistor ini berfungsi sebagai pelindung termal untuk mencegah suhu yang berlebihan pada komponen pemanas. Perlu dicatat bahwa lokasi dan jumlah thermistor pada AC dapat bervariasi tergantung pada desain dan fitur spesifik AC tersebut. Oleh karena itu,

jika Anda memiliki kebutuhan khusus atau ingin mengetahui di mana tepatnya thermistor pada AC Anda, disarankan untuk merujuk pada panduan pemilik atau menghubungi teknisi AC yang berpengalaman.

cara mengetahui thermistor rusak

Untuk memasitikan kerusakan thermistor ac, kita juga bisa mengukurnya menggunakan multitester, berikut langka – langkahnya :

  • Siapkan multitester
  • Pilih mode slectorke arah K ohm
  • Hubungkan kedua kabel multitester dengan alumunium pada shoket jalur masing – masing thermistor
  • Cocokan nilai dengan daftar ukuran thermistor di atas.

Ciri – ciri ac ketika thermistor rusak.

Efek dan ciri – ciri permasalahan ac ketika thermistor mengalami kerusakan, dapt kita perhatikan pada kinerja ac sebagai berikut:

  • Dingin tidak sesuai seperti kita atur pada remot, misalnya kita mengatur suhu pada remot ac 25 drajat celcius,

    namun ruangan sudah mencapai suhu 25 drajat celcius system pendingin pada unit outdoor tetap menyala,
    dan suhu ruangan terasa dingin lebih dari 25c, dan sebaliknya
  • Unit ac tidak bisa mencapai suhu yang kita inginkan pada remot kontrol, yang menjadikan ac menjadi kurang dingin.
    dan outdoor mati hidup dalam jangka cepat
  • Ditandai keluar kode error E1 /E2 atau H1 / H2 pada diplay atau led bagian timer berkedip,
    Sehingga ac tidak bisa menyala, ada sebagian merk ac menjadi tidak bisa menyala sama sekali.

Penyebab kerusakan thermistor ac

Ada beberapa faktor yang menyebabkan kerusakan fungsi thermistor ac yang menyebabkan ac bekerja tidak optimal menjadi tidak atau kurang dingin antara lain:

  • masa pemakaian sudah terlalu lama,
    biasanya pada bagian sensor ini tertutup dengan karat dan berjamur sehingga tidak bisa mendeteksi suhu sekitar,
  • Putus pada bagian kabel termistor
    seperti tergigit tikus, yang menjadikan thermistor tidak terhubung arus listrik dan tidak berfungsi.

Oke sekian untuk pembahasan fungsi thermistor ac, semoga dapat menambah pengalaman dalam penggunaan ac