Fungsi Kapasitor AC Dan Ukuran (Kapasitor Kompresor & FAN )

Pengertian Dan Fungsi Kapasitor AC – Kapasitor AC adalah sebuah komponen elektronik yang digunakan pada sistem AC sebagai kapasitor start untuk membantu menyalakan motor pada kompresor.

Kapasitor pada AC digunakan untuk menyimpan muatan listrik yang dapat melepaskan energi listrik untuk membantu memperbaiki faktor daya listrik pada peralatan elektronik seperti AC. Faktor daya yang buruk itu dapat menyebabkan aliran arus listrik menjadi tidak efisien dan merusak komponen elektronik pada peralatan AC. Sehingga, kapasitor pada AC dapat membantu meningkatkan efisiensi sistem dan mengurangi biaya listrik.

Fungsi kapasitor pada kompresor AC

Fungsi Kapasitor Ac yang menampung arus listrik berfungsi untuk menggerakkan kompresor, apabila sudah melemah tentu mesin kompresor kekurangan supaly arus listrik sehingga terjadi macet bersuara mendengung.

Kapasitor kompresor AC

Kapasitor pada kompresor AC memiliki beberapa fungsi penting. Berikut ini adalah beberapa fungsi utama kapasitor pada kompresor AC:

1. Memulai Kompresor: Kapasitor pada kompresor AC digunakan untuk memulai motor kompresor dengan memberikan lonjakan daya yang diperlukan. Kapasitor ini bekerja sama dengan relay start pada motor kompresor untuk memberikan dorongan awal yang kuat agar motor dapat mulai berputar.

2. Meningkatkan Torsi Awal: Kapasitor pada kompresor AC juga membantu dalam meningkatkan torsi awal pada motor kompresor. Ini membantu mengatasi beban awal yang berat saat kompresor mulai beroperasi.

3. Meningkatkan Efisiensi: Kapasitor pada kompresor AC dapat membantu meningkatkan efisiensi pengoperasian kompresor. Dengan memberikan dorongan tambahan pada motor kompresor, kapasitor membantu mengurangi beban listrik dan meningkatkan kinerja keseluruhan kompresor.

4. Stabilisasi Tegangan: Kapasitor juga berfungsi untuk membantu menstabilkan tegangan pada motor kompresor. Ini membantu menjaga tegangan secara konsisten saat kompresor bekerja, sehingga mengurangi risiko kerusakan atau gangguan pada sistem listrik. Penting untuk memastikan kapasitor pada kompresor AC berfungsi dengan baik dan memiliki kapasitansi yang tepat.

Jika ada masalah dengan kapasitor, seperti kebocoran atau kegagalan, mungkin perlu diganti untuk menjaga kinerja optimal kompresor AC. Sebaiknya, konsultasikan dengan teknisi AC yang berpengalaman untuk perawatan dan penggantian kapasitor yang tepat.

Kapasitor AC biasanya dipasang pada panel kontrol atau di dalam unit AC. Kapasitor AC terdiri dari dua jenis, yaitu kapasitor tunggal dan kapasitor ganda. Kapasitor tunggal digunakan pada motor dengan satu fase, sedangkan kapasitor ganda digunakan pada motor dengan dua atau tiga fase.

Dalam pengoperasiannya, kapasitor AC dapat mengalami kerusakan atau kegagalan. Jika terjadi kerusakan pada kapasitor AC, maka hal ini dapat menyebabkan motor kompresor AC tidak berjalan dengan stabil atau bahkan tidak dapat dihidupkan sama sekali. Oleh karena itu, perlu dilakukan perawatan dan pemeriksaan rutin pada kapasitor AC agar dapat berfungsi dengan baik dan mencegah terjadinya kerusakan yang lebih serius pada sistem AC.

Ukuran Kapasitor Kompresor

Setiap kapasitor memeliki ukuran masing, ukuran satuanya yaitu micro farad (µF) untuk mengfungsikan suatu komponen yang juga memiliki ukuran masing – masing, Berikut ukuran kapasitor yang di gunakan untuk kompresor masing – masing sesuai ukurannya :

Kapasitas ACUkuran Kapasitor Kompresor
0,5 (Setengah) PK15 – 20 µF
3/4 (Tiga perempat) PK20 – 25 µF
1 (Satu) PK25 – 30 µF
1,5 (Satu setengah) PK30 – 35 µF
2 (Dua) PK40 – 45 µF
2,5 (Dua setengah) PK50 µF
Ukuran Kapasitor sesuai kapasitas AC

Ukuran Kapasitor FAN / Blower AC

Didalam unit AC yang terdapat komponen kipas / blower juga menggunakan kapasitor untuk penggerak, berikut ukuran kapasitor FAN masing kapasitas AC sebagai berikut :

Kapasitor FAN blower AC
Kapasitas ACUkuran Kapasitor FAN
0,5 (Setengah) PK0,9 – 1,2 µF
3/4 (Tiga perempat) PK1,2 µF
1 (Satu) PK1,5 – 1,8 µF
1,5 (Satu setengah) PK2 µF
2 (Dua) PK2,5 µF
2,5 (Dua setengah) PK3 µF
Ukuran Kapasitor sesuai kapasitas AC

Ukuran Kapsitor AC Inverter

Ukuran kapasitor AC inverter dapat bervariasi tergantung pada jenis dan kapasitas AC inverter yang digunakan. Kapasitor pada AC inverter biasanya memiliki kapasitansi yang lebih rendah dibandingkan dengan AC konvensional, karena AC inverter menggunakan teknologi yang berbeda dalam mengatur kecepatan kompresor. Ukuran kapasitor AC inverter biasanya diukur dalam farad (F).

Namun, spesifikasi ukuran kapasitor AC inverter dapat bervariasi tergantung pada merek dan model AC inverter yang digunakan. Biasanya, ukuran kapasitor AC inverter berkisar antara beberapa mikrofarad (μF) DC.

Kapasitor AC inverter
Kapasitas AC InverterUkuran Kapasitor FAN
0,5 (Setengah) PK – 1 (Satu) PK20 µF DC
1,5 (Satu setengah) PK – 2 (Dua) PK30 µF DC
Ukuran Kapasitor sesuai kapasitas AC Inverter

5 Ciri-ciri AC jika kapasitor rusak

Ketika kapasitor AC pada sistem pendinginan AC mengalami kerusakan, maka akan mempengaruhi kinerja kompresor AC yang dapat menyebabkan beberapa ciri-ciri sebagai berikut:

1. Kompresor menjadi panas (Over heating) – Jika kapasitor AC pada sistem AC rusak, maka kompresor AC dapat mengalami overheating atau kepanasan. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan putaran motor kompresor yang disebabkan oleh kerusakan pada kapasitor.

2. AC sulit untuk dinyalakan Kapasitor yang rusak dapat menyebabkan masalah dalam memulai AC. Jika Anda mengalami kesulitan dalam menyalakan AC atau ada penundaan yang signifikan sebelum AC mulai beroperasi, ini bisa menjadi indikasi bahwa kapasitor rusak.

3. AC tidak menghasilkan udara dingin Kapasitor yang rusak dapat mengakibatkan AC tidak mampu menghasilkan udara dingin atau tidak mampu menjaga suhu ruangan yang diinginkan. Jika AC Anda beroperasi tetapi tidak menghasilkan udara dingin yang memadai, ada kemungkinan kapasitor yang rusak.

4. Suara kompresor dengung – suara yang tidak seperti biasa,Kapasitor yang rusak dapat menghasilkan suara yang tidak biasa atau berisik saat AC beroperasi. Ini bisa termasuk suara gemeretak, berdecit, atau suara lain yang tidak wajar. Jika Anda mendengar suara yang mencurigakan saat AC dinyalakan, kapasitor mungkin menjadi penyebabnya.

5. AC mati secara tiba-tiba – Kapasitor yang rusak dapat menyebabkan AC mati secara tiba-tiba selama operasi. Jika AC tiba-tiba berhenti bekerja tanpa alasan yang jelas dan tidak ada aliran listrik yang terputus, kapasitor dapat menjadi penyebabnya. 5. Kapasitor terlihat rusak secara fisik: Terkadang, kapasitor yang rusak dapat terlihat secara fisik rusak. Mungkin ada tanda-tanda kebocoran, termasuk cairan yang keluar dari kapasitor atau tanda-tanda kerusakan lainnya pada bagian fisik kapasitor.

Jika Anda mengalami ciri-ciri di atas, maka kemungkinan besar kapasitor AC pada sistem pendinginan AC mengalami kerusakan. Oleh karena itu, segera lakukan perbaikan atau penggantian kapasitor AC agar sistem AC dapat berfungsi kembali dengan baik.

Apabila kerusakan tidak ada salah satu ciri – ciri pada fisik, kita dapat memastikan dengan cara mengukur nilai kapasitor menggunakan multi tester

Apakah kapasitor bisa di perbaiki

Kapasitor kompresor ini jika sudah rusak tidak bisa diperbaiki, namun apabila menangani kerusakan kapasitor kita harus menggantinya sesuai ukurannya.

Apabila Kapasitor Ac terjadi rusak maka tidak bisa diperbaiki, sebaiknya segeralah mengganti dengan yang baru saja.

Oke …… Cukup sekian trimakasih sudah membaca artikel dari kami pada topik fungsi kapasitor ac, semoga dapat menambah pengetahuan anda, Untuk pertanyaan silahkan komentar di bawah, jika membuthkan layanan kami silahkan hubungi kami pada kontak,